jump to navigation

Kamasutra Classic lovemaking technique November 6, 2008

Posted by upay in Loveee melulu.
add a comment

HEIIITTT…….awas bwt yg belum terdaftar di KUA, & yang belum syah statusnya…jgn coba-coba. Buku ini ditujukan buat yang udah syah statusnya. Tujuannya buat pasangan suami istri biar tambah..UHUUYY kehidupan rumah tangganya, biar nggak nyeleweng si papa & betah dirumah. Jadi ga ada alesan lagi deh rapat diluar lah…ketemu klienlah, dinner sama si boss lah…udah ga jamannya. Penasaran…..hi…hi…hi…..neh, sedot dah

Rambu-Rambu Cinta yang Anda Perlu Peka Oktober 19, 2008

Posted by upay in Loveee melulu.
add a comment

Kadangkala, menjalin sebuah hubungan bagaikan naik mobil ke tempat yang asing, tanpa petunjuk apa pun. Rasanya menakutkan, bikin penasaran, tapi juga sering menimbulkan kejutan yang menyenangkan. Agar Anda tidak “tersesat”, simak dulu rambu yang berikut ini:

1. Menghabiskan waktu sendiri akan memperkuat ikatan
Yang namanya orang pacaran tentu ke mana-mana ingin berdua. Tapi, membagi waktu dan berkumpul dengan sahabat serta menjalani hobi, sama pentingya. “Saat Anda dan kekasih saling berjauhan, Anda jadi punya banyak cerita dan ide untuk dibagi bersama,” kata Jennifer Oikle, PhD. Lagi pula, saat Anda sedang tidak bersama si dia, pikiran Anda justru tertuju padanya dan muncul rasa rindu untuk bertemu dengannya.

2. Percayai insting
Secara alamiah, setiap wanita memiliki intuisi pada sesuatu yang tak beres. Jadi, bila Anda tak menerima kabar apa pun dari si dia selama dua hari, Anda patut curiga. Apalagi sekarang komunikasi sudah demikian mudah, tak cuma lewat telepon, tapi juga SMS, email, atau instant messenger. “Saat seseorang ingin mengakhiri hubungan, biasanya mereka kerap membuat jarak,” kata Paul Coleman, penulis buku The Complete Idiot’s Guide to Intimicay.

3. Mungkin Ia akan selingkuh lagi
Pria selingkuh bukan cuma karena rasa cinta yang mulai luntur, tapi juga rasa penasaran, pemuasan ego, dan sulit menahan godaan yang sudah di depan mata. Sebuah survei yang dilakukan oleh situs msnbc.com, menyebutkan, pria cenderung melakukan perselingkuhan dua kali. Jadi, bila si dia punya history pernah selingkuh dengan mantan kekasihnya, jangan terlalu mudah percaya padanya.

4. Ingin melindungi
Meski di dunia kerja Anda melihat kaum pria seolah tak mau kalah bersaing dengan wanita, namun sebenarnya mereka punya kebutuhan untuk melindungi, menjadi orang yang dibutuhkan oleh orang yang mereka cintai. “Pria merasa sangat berguna saat mereka bisa berbuat sesuatu untuk orang yang istimewa,” kata Allen Berger, PhD, penulis buku Love Secrets Revealed. Jadi, meski Anda adalah wanita mandiri yang mampu memenuhi kebutuhan sendiri, tak ada salahnya mengizinkan si dia menunjukkan sisi maskulinnya.

5. Jangan takut putus
Banyak alasan mengapa seseorang ngotot mempertahankan hubungan yang sudah tidak sehat. Tak sedikit yang rela melakukan berbagai upaya untuk melanjutkan hubungan itu. Padahal sebuah studi terbaru menyebutkan, putus dari hubungan yang tidak sehat ternyata rasanya tidak sesakit apa yang selama ini mereka takutkan. Singkat kata, putus cinta bukan berarti dunia kiamat. Jadi, bila Anda merasa ia bukan orang yang tepat, jangan takut untuk memutuskan hubungan dan mencari kebahagiaan yang selama ini dicari.

Kapan Memutuskan Menikah? Oktober 19, 2008

Posted by upay in Loveee melulu.
add a comment

PERKAWINAN merupakan komitmen antara dua orang yang tidak boleh disalahgunakan. Pastikan Anda menikah untuk alasan yang tepat, bukan untuk alasan yang salah.

Rasanya tak ada salahnya Anda mengajukan tiga pertanyaan berikut pada diri sendiri sebelum memutuskan naik pelaminan.

1. Apakah Anda berdua saling cocok?

Di dalam sebuah perkawinan, definisi kecocokan agak sedikit berbeda dan artinya lebih dari hanya memiliki kesamaan hobi, gemar makanan yang sama, film dan musik yang sama, dan seterusnya. Cocok di dalam sebuah perkawinan adalah memiliki kemampuan beradaptasi untuk berubah.

Penting diingat, manusia secara tetap berubah dari hari ke hari dan akan terus demikian di dalam perkawinan. Pekerjaan, anak-anak, mertua, merupakan beberapa perubahan yang berlangsung di dalam perkawinan. Kuncinya adalah memiliki pandangan yang sama dan tahu bagaimana mengatasi hubungan Anda berdua bila memiliki pandangan yang berbeda.

2. Apakah Anda berdua saling percaya?

Perkawinan tanpa rasa saling percaya bisa ditebak merupakan perkawinan yang akan berakhir dengan perceraian. Memiliki kepercayaan dari pasangan, merupakan suatu keharusan di dalam suatu hubungan. Bila ada keragu-raguan antara satu dan lainnya, berarti tidak ada rasa percaya. Suatu hubungan tumbuh dari rasa saling percaya dan tidak dapat bertahan tanpa rasa saling percaya.

3. Adakah komunikasi?

Tidak adanya komunikasi dapat menghancurkan suatu hubungan. Komunikasi sangat penting di dalam suatu perkawinan. Orang yang menikah perlu berkomunikasi setiap saat. Berbicara hanya pada saat genting atau tidak berbicara sama sekali, hanya menyakiti hubungan tadi. Tidak adanya komunikasi juga membawa pernikahan kepada perceraian.

Pasangan yang bercerai pada umumnya mengeluh, pasangannya tidak pernah mendengar apa yang mereka katakan atau menghindari percakapan dengan mereka. Komunikasi penting di dalam suatu hubungan. Bila tidak pernah berkomunikasi, bagaimana Anda tahu bahwa Anda saling cocok dan saling percaya satu sama lain?

Nah, bila Anda dan pasangan dapat menjawab ketiga pertanyaan di atas secara jujur dan saling memberikan jawaban yang memuaskan satu sama lain, mungkin perkawinan merupakan ide yang baik bagi Anda berdua. Namun, bila salah satu faktor di atas tidak ada, menikah merupakan ide yang kurang tepat. Perkawinan antara dua orang manusia harus berlangsung hanya bila memiliki ketiga faktor di atas.

(kompas.com)

Cara Dia Menguji Cinta Oktober 19, 2008

Posted by upay in Loveee melulu.
add a comment

Boleh jadi dia terpesona pada Anda. Tapi, bagi sebagian laki-laki, itu belum cukup untuk membuatnya mantap memilih Anda. Materi apa saja yang mereka uji, dan apa sih yang menentukan lulus dan gagal Anda di matanya.

MATRE ATAU TIDAK
Untuk mengetahui Anda materialistis atau tidak, mereka akan menguji dengan ini:

Memberi Anda hadiah murah.
Reaksi Anda: Bertanya-tanya soal harga dan tidak mau menyimpan barang tersebut. Anda gagal.
Reaksi Anda: Gembira dan hadiah itu langsung dipakai. Anda lulus.

Mengajak Anda ke tempat makan murah.
Reaksi Anda: Menolak, tidak mau makan dan pasang wajah cemberut. Anda gagal.
Reaksi Anda; Tidak keberatan dan lahap menyantap makanan. Anda lulus.

JEALOUSY TEST
Laki-laki selalu ingin tahu apakah pasangannya pencemburu berat atau tidak. Ia akan mengetes dengan cara ini:

Mengenalkan Anda pada teman perempuannya.
Reaksi Anda: Pasang wajah tidak senang dan bertanya-tanya soal perempuan itu setelah pertemuan. Anda gagal.
Reaksi Anda: Comfort saja, bahkan memuji perempuan itu di depan dia. Anda lulus.

Menelopon perempuan lain di depan Anda.
Reaksi Anda: Bersikap tenang seolah-olah hal itu bukan masalah besar. Anda lulus.
Reaksi Anda: Marah dan mengatakan bahwa Anda tidak suka dia menelepon perempuan lain. Anda gagal.

HUBUNGAN ANDA DENGAN MANTAN
Keingintahuan dia cukup besar untuk tahu adakah rasa yang tersisa di hati Anda untuk mantan. Ia akan menguji dengan cara ini:

Bertanya soal kabar terakhir mantan Anda.
Reaksi Anda: “Oh baik-baik saja, kemarin kita baru saja ketemuan.” Anda gagal.
reaksi Anda: “memang penting aku tahu kabar dia? Kan sudah ada kamu.” Anda lulus.

Bertanya bagaimana hubungan Anda dengan mantan.
Reaksi Anda: “Kami masih berteman, tapi hanya sebatas itu, karena kami punya banyak ketidakcocokan.” Anda lulus.
Reaksi Anda: “Anda marah-marah sambil mengumpat dan menghujat mantan. Anda gagal.

MENGUKUR KADAR KESETIAAN
Ia ingin mendapatkan kekasih yang setia. Ia akan mengetes kesetiaan Anda dengan cara berikut:

Pergi ke luar kota.
Reaksi Anda: Tidak pernah menghubungi dia dan memilih jalan dengan laki-laki lain. Anda gagal.
Reaksi Anda: Rutin menghubungi dia dan tidak jalan dengan laki-laki lain selama dia berada di luar kota. Anda lulus.

Meminta bantuan temannya untuk menggoda Anda.
Reaksi Anda: Menanggapi godaan temannya, bahkan Anda meninggalkan dia di tengah acara. Anda gagal.
Reaksi Anda: Menolak godaan temannya dan mengatakan Anda tidak tertarik padanya. Anda lulus.

TINGKAT KEEGOISAN
Mereka menghindar berhubungan dengan perempuan egois yang maunya menang sendiri. Bagaimana laki-laki menguji tingkat keegoisan Anda?

Mengajak ke tempat yang Anda tidak suka.
Reaksi Anda: Keukeh menolak menemani dia dan tetap memaksanya pergi ke tempat yang Anda suka. Anda gagal.
Reaksi Anda: Tidak keberatan menemani, bahkan mencoba untuk menikmati. Anda lulus.

Menolak ajakan Anda dengan alasan ada janji dengan temannya.
Reaksi Anda: Memintanya memilih antara teman atau Anda. Anda gagal.
Reaksi Anda: Memaklumi dan mengatakan kalau Anda bisa pergi dengannya di lain waktu. Anda lulus.

ALASAN ANDA MENYUKAINYA
Ia juga ingin tahu apa sebenarnya motivasi Anda menjalin hubungan dengan dia, karena uangkah, tampang atau kebaikannya? Ia akan menguji dengan ini:

Suatu hari dia mengatakan kalau dia tidak punya uang.
Reaksi Anda: Mentraktir dia makan dan nonton. Anda lulus.
Reaksi Anda: “Kalau gitu lain kali saja ya kita ketemuannya, kalau kamu sudah punya uang.” Anda gagal.

Mengajak Anda naik motor atau kendaraan umum.
Reaksi Anda: Menolak dan memilih tidak jadi pergi. Anda gagal.
Reaksi Anda: Tidak keberatan dan enjoy selama perjalanan. Anda lulus.

(Kompas.com)

Keberanian untuk mengatakan Juni 17, 2008

Posted by upay in Loveee melulu.
add a comment

Entah harus memulainya dari mana…. cukup lama saya memendamnya mungkin sekitar kurang lebih 1 atau 2 bulan saya memendamnya, dan baru tadi malam atau tepatnya rabu 04 Juni 2008 pagi sekitar kalau tidak salah jam 00.10 WIB saya memberanikan diri untuk mengatakannya dan berharap saya mengatakannya pd moment yang pas walaupun sebenarnya ingin mengatakannya pada saat bertemu.
Memang bukan untuk kali pertama saya mengalaminya, tapi untuk yang satu ini benar-benar berbeda, sampai saya menertawai diri sendiri….”ada apa ini, kenapa saya jadi penakut seperti ini?”…… setelah saya berfikir saya baru sadar mungkin yang satu ini berbeda…kenapa saya bilang berbeda….orientasinya mungkin yang sangat jauh berbeda, kali ini saya menjalaninya bukan untuk main-main..karena memang sudah bukan waktunya lagi buat saya untuk hal itu. Alhamdulillah saya sudah bisa melupakan apa yang telah terjadi selama hampir 8 bulan ini, dan saya tidak boleh terpaku akan hal tersebut….saya memutuskan untuk melangkah maju.
Bukan sebagai pelarian atau rasa iri…. saya menentukan masa depan saya sendiri dan saya berharap ini yang terakhir. Apapun reksiko dan konsekuensinya…..kalau memang ini yang terakhir saya siap menghadapinya..no matter what karena saya sudah membuat keputusan untuk mengatakannya. Sekarang hanya tinggal menunggu waktu..biarlah waktu yang menjawab.
Saya akan menunggu…apapun yang akan dikatakan. Tapi ijinkan saya menaruh setitik harapan dan menyimpan rasa sayang ini dihatinya..bukan karena cinta, karena jika dasarnya cinta maka disitu akan ada rasa benci, dan saya ingin menjadi kaum nabi Muhammad SAW sebagai seorang muslim. Kalau ditanya kenapa dia…Alhamdulillah sampai sekarang saya tidak bisa menjawabnya, karena saya pikir ini adalah rahasia Illahi, saya hanya diwajibkan untuk ihktiar dan berdo’a..saya serahkan semuanya kepada sang Khaliq. Karena sesuatu yang baik dimata kita belum tentu baik dimata-Nya.
Sekali lagi ijinkan saya menaruh harapan dan menyimpan rasa sayang ini dihatinya.