jump to navigation

Pe..te, Pe…te (Patungan) Juni 16, 2008

Posted by upay in Loveee melulu.
add a comment

Haruskah wanita membiarkan pria yang membayar setiap kali kencan, atau haruskah mereka patungan? Di dunia perkencanan, tidak ada peraturan baku bahwa seseorang harus begini atau begitu. Tapi yang pasti, sering suatu hubungan jadi bubar karena masalah uang. Uang merupakan akar dari berbagai permasalahan yang terjadi di dunia kejahatan dan penyebab berbagai macam pertengkaran serta perkelahian. Jadi. bagaimana sebaiknya?

* Kencan Pertama:
Pada kencan pertama, biasanya kaum pria ingin menraktir karena biasanya mereka ingin memperlihatkan bahwa mereka bersifat “jantan”. Mereka akan meraih bon, berlagak memeriksa ulang jumlahnya, dan mengeluarkan dompet untuk mengambil uang.
Apa yang harus Anda lakukan? Tanyakan padanya, apakah boleh ikut membayar sebagian atau hanya memberi uang tip. Bila sudah berani menanyakan hal ini, berarti harus siap-siap dengan uang Anda. Ini merupakan cara bagi Anda untuk mengetahui gerak-geriknya. Bila dia mengatakan tidak perlu, tidak perlu memaksa. Katakan saja, “Terima kasih.” Pria menyukai sikap yang menghargai. Jangan memaksa untuk membayar walaupun hanya separuhnya saja karena sikap memaksa akan memberi kesan Anda tidak menyukainya.

* Kencan Kedua dan Ketiga:
Anda berdua memutuskan pergi makan malam, nonton atau main bowling. Tawarkan kembali untuk patungan. Katakan terima kasih bila dia memaksa untuk membayar. Namun, kali ini cari cara lain agar Anda dapat memperlihatkan kepadanya kontribusi Anda. Msalnya, dengan membelikannya popcorn atau minuman. Sikap yang Anda perlihatkan ini akan mereka hargai.

* Kencan Keempat dan Berikutnya:
Umumnya pria senang bila sekali-sekali teman kencannya yang membayar. Begitu mulai berkencan, Anda harus merencanakan satu malam untuk menraktirnya. Sikap ini merupakan sikap yang simpatik, untuk memperlihatkan Anda menghargai pria yang murah hati pada kencan pertama sampai ketiga, dan saat ini katakan, giliran Anda untuk membayar. Bila dia tetap menolak, tidak perlu tersinggung. Sikap ini sah-sah saja.

Kompas.com

Komitmen dalam Cinta Juni 12, 2008

Posted by upay in Loveee melulu.
add a comment

Oleh Achmanto Mendatu
.
Cinta adalah sebentuk emosi. Sebagaimana bentuk emosi lain, sulit untuk bisa bertahan sangat lama. Padahal orang selalu berharap untuk memiliki cinta selamanya. Nah, oleh karena itu harus ada komitmen untuk melanggengkan cinta. Jika cinta surut, bisa dikuatkan kembali dengan adanya komitmen. Adanya komitmen inilah yang menjamin keberlanjutan hubungan cinta. Jika tidak ada komitmen, maka pada saat cinta surut hubungan akan bubar. Mereka-mereka yang kawin-cerai berkali-kali biasanya hanya memiliki cinta tapi tidak memiliki komitmen.

Lalu apa sesungguhnya komitmen? Komitmen diartikan sebagai keadaan psikologis dimana seseorang merasa terikat atau terhubung dengan seseorang, dan secara langsung mempengaruhi keputusan seseorang untuk melanjutkan atau mengakhiri hubungan. Jika Anda memiliki komitmen tinggi, maka Anda merasa sangat terikat dengan pasangan dan tidak akan mengakhiri hubungan. Jika hubungan rusak, Anda akan berupaya memperbaikinya. Sebaliknya jika Anda memiliki komitmen rendah, maka Anda kurang terikat dengan pasangan. Boleh jadi Anda akan selingkuh atau malah berniat mengakhiri hubungan. Sedangkan jika Anda mengakhiri hubungan sama sekali, tentu saja Anda akan disebut tidak berkomitmen.

Komitmen lebih sering merupakan hasil dari suatu proses, ketimbang muncul tiba-tiba. Biasanya komitmen akan muncul jika kepuasan dalam hubungan meningkat, semakin langkanya alternatif hubungan (misalnya sulit mendapatkan kekasih baru), dan telah sedemikian besar investasi yang ditanam dalam hubungan (misalnya pengalaman menjalani kesulitan bersama).

Secara umum komitmen bisa dibagi ke dalam 2 kategori berdasarkan motivasinya, yakni komitmen mendekat dan komitmen menjauh. Jenis komitmen mendekat adalah komitmen yang ditandai dengan keinginan melanjutkan hubungan karena bisa mendapatkan sesuatu yang positif. Misalnya percaya bahwa jika berkomitmen akan membuat hidupnya lebih bahagia. Sedangkan jenis komitmen menghindar ditandai dengan keinginan melanjutkan hubungan karena khawatir dampak negatif jika hubungan bubar. Misalnya was-was bakal sulit mendapatkan pengganti sepadan, takut kehilangan sumber finansial, takut dikecam keluarga dan lainnya. Orang yang memiliki tipe komitmen menghindar ini pada umumnya memiliki kepuasan hidup yang rendah.

disadur dari Internet

25 Cara memenangkan hati kaum hawa Juni 12, 2008

Posted by upay in Loveee melulu.
add a comment

Disadur dari Buku John Gray, pencetus istilah laki-laki dari mars dan perempuan dari venus.
-
25 cara memenangkan hati cewek

1. Kejutkan dia dengan bunga
2. Jangan tergoda untuk memecahkan masalahnya
3. Kalau anda akan datang terlambat, beritahu dia
4. jangan memindahkan saluran televisi kalau dia sedang menonton bersama dia
5. Pergi berlibur bersama, walau singkat tapi romantis
6. Cuci mobilnya
7. Berangkat tidur pada saat yang sama
8. Di tempat umum, lebih perhatian lebih padanya daripada orang lain
9. Katakan betapa Anda merindukannya pada saat anda pergi
10. Perlakukan dia seperti Anda pertama kali bertemu dengannya
11. Jangan pernah lupa hari ulang tahunnya
12. Ketika menggandeng tangannya, jangan sampai pegangan Anda melemah
13. Puji penampilan barunya
14. Ketika bertemu, peluklah dia sebelum melakukan hal yang lain
15. Rencanakan kencan jauh-jauh hari sebelumnya
16. Tawarkan bantuan kalau dia capek
17. Berlatih mendengarkan dan bertanya
18. Ajak ke restoran baru
19. Bukakan pintu untuknya
20. Bela dia kalau dia gusar pada seseorang
21. Kalau Anda perlu “menjauh” katakana bahwa Anda akan kembali
22. Tanyakan bagaimana perasaannya
23. Kalau mendengarkan, tatap matanya
24. Bawakan hadiah kecil seperti sekotak permen atau parfum
25. Beri ciuman selamat tinggal kalau Anda hendak pergi

Saat memulai CINTA yang baru Juni 12, 2008

Posted by upay in Loveee melulu.
add a comment

Putus cinta memang menyakitkan. Apalagi jika hubungan yang harus disudahi itu telah berjalan bertahun-tahun. Kenangan indah yang dialami selama itu tidak akan hilang begitu saja. But, life must goes on! Sudah saatnya  mencari cinta yang baru lagi.

Namun, apa yang harus kita lakukan kala cinta yang baru telah datang, sementara kita belum bisa melupakan cinta lama?

* Jadikan masa lalu sebagai pelajaran
Yang lalu biarlah berlalu. Jangan lagi mengungkit-ngungkit masalah yang Anda alami bersama pacar lama pada pacar baru. Hal ini bisa membuat ’sakit’ di hati Anda makin terasa. Jadikan saja masa lalu sebagai pelajaran. Berusahalah, jika mungkin, Anda tidak mengalami hal serupa dengan kekasih yang baru.

* Bertindak hati-hati
Tidak perlu terburu-buru  untuk menjadikan hubungan berikutnya lebih serius. Nikmati  saja apa adanya. Cari tahu seperti apa  kekasih Anda.  Ingat, hubungan  yang dipaksakan dan terlampau cepat adalah awal dari kehancuran. So, just do it slowly but sure…

* Jangan membanding-bandingkan
Jangan sekali-kali membandingkan kekasih baru Anda dengan “mantan”. Karena yang Anda butuhkan jelas bukan pengganti yang “sejenis”, melainkan hubungan baru yang membuat hidup Anda lebih baik, merasa dicintai dan mencintai sepenuhnya. Selain itu, tindakan membandingkan bisa membuat kekasih baru merasa dirinya sekadar pelarian karena Anda tak bisa melupakan kekasih lama.

* Positive Thinking
Jangan cepat curiga pada apapun yang dilakukan atau dikatakan kekasih baru Anda. Apalagi jika Anda menyamakannya dengan kekasih lama. Itu adalah tindakan yang egois.  Pada dasarnya tidak semua orang mau diperlakukan sama. Berilah ia kesempatan memperlihatkan jati diri. Memang tidak mudah, apalagi bagi Anda yang pernah patah hati. Pasti Anda akan terus dihantui oleh kecurigaan seperti itu kepada “calon” Anda.

* Membina hubungan dengan cara yang berbeda
Salah satu cara untuk menghapuskan kenangan adalah menemukan cara baru  dalam membina hubungan. Misalnya, jika dulu Anda sering pergi dengan kekasih lama ke cafe, maka cobalah pergi ke pantai, atau ke daerah pegunungan saat bersama pacar baru. Tak ada salahnya melakukan sesuatu yang dulu amat tidak disukai atau dilarang mantan pacar, siapa tahu si dia yang sekarang justru mendukung Anda bebas melakukannya.

Sumber: Internet

Kiat memahami pasangan Juni 12, 2008

Posted by upay in Loveee melulu.
add a comment

Boleh dibilang, semakin dekat hubungan, maka semakin jelas perbedaan. Semakin erat hubungan, akan semakin banyak pula cobaan untuk memisahkannya. Mungkin apa yang dikatakan nenek benar. Kita harus harus saling pengertian, tenggang rasa dan saling memahami. Tapi, bagaimana caranya ? Apa yang harus kita lakukan ?

1. Jangan Memberi Nasihat
Apalagi bila pasangan dalam keadaan marah besar. Jangan pernah bertindak seolah-olah Anda sedang menasihatinya. Karena biasanya, orang yang sedang emosi tidak pernah merasa bersalah dan tidak butuh dinasihati.

Bila Anda nekad, maka dia akan menganggap Anda sok tahu dan suka mengkritik. Lebih baik, mendengarkan semua kemarahannya. Bila sudah reda, Anda boleh menghiburnya dengan kata-kata mesra. Dengan begitu dia merasa diperhatikan.

2. Beri Dia Dorongan
Terlebih bila dia sedang sedih karena ada masalah atau gagal mencapai tujuan. Pada saat seperti ini, dia butuh perhatian Anda. Pandai-pandailah menghiburnya dan mengakui keadaan dirinya. Setelah itu beri dia dorongan.

Buat dia bangkit kembali dengan mengatakan bahwa Anda sangat mencintainya dan dia adalah orang yang sangat baik. Cobalah untuk membuatnya lupa dengan kegagalannya dengan mengungkapkan keberhasilan-keberhasilan yang pernah ia capai.

3. Siap Membantu
Kalau sedang ada masalah, biasanya orang akan uring-uringan. Nggak enak makan, nggak enak tidur. Stres pun melanda. Dalam keadaan seperti ini, beri dia semangat dan tawarkan bantuan untuk memecahkan masalah.

Bila dia sudah dapat mengatasi masalahnya dan merasa lebih tenang, sampaikan kalimat pujuan yang manis, untuk membangkitkan rasa percaya dirinya.

4. Jangan Biarkan Dia Gila
Jika pasangan frustasi, jangan membuatnya kacau dengan memarahi atau menuding. Bila dia memutuskan untuk berbuat sesuatu yang diluar kendali, jangan menentangnya dengan kata-kata bernada tinggi.

Katakan, bahwa apa yang akan dilakukannya mungkin akan mempengaruhi hubungan Anda berdua, padahal Anda tak menginginkannya. Mintalah dia untuk memikirkan kembali keputusannya, sebelum masalahnya bertambah parah. Cobalah untuk membuatnya lebih tenang.

5. Katakan Cinta
Jangan pernah ragu untuk membuktikan rasa sayang dan cinta melalui ungkapan-ungkapan dan perhatian. Berikan semua itu ketika dia sedang membutuhkannya. Untuk itu, cobalah Anda menempatkan diri pada posisinya, jauhkan sikap egois.

Sumber : Internet.